Loading...

Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil Usia 5 - 9 Bulan

Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil usia 5 bulan, 6 bulan, 7 bulan, 8 bulan dan 9 bulan perlu di ketahui oleh ibu hamil, karena akan membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan calon ibu serta calon bayi (Janin).
Ketika memasuki usia kehamilan trimester pertama (1 - 3 Bulan), ibu hamil tidak begitu kesulitan dalam mencari posisi tidur yang nyaman dan baik. Karena kondisi janin dan pertu masih kecil dan belum terlalu menganggu keseharian.

Tetapi, hal berbeda akan di rasakan ibu hamil ketika memasuki usia kehamilan 5 bulan, 6 bulan, 7 bulan, 8 bulan san 9,bulan.

Dimana di usia kehamilan tersebut, janin dan perut ibu hamil lebih besar dan berat dari sebelumnya. Hal ini menimbulan beberapa masalah pada ibu hamil seperti : 
  • Mudah Capek / Lelah.
  • Sering Pusing.
  • Pegal - Pegal pada seleuruh tubuh. 
  • Pembengkakan Kaki, dan 
  • Kesulitas Mencari Posisi Tidur yang Baik dan Nyaman. 
Maka dari itu, walaupun kesulitan untuk mencari posisi tidur, ibu hamil harus melakukan istirihat agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga. 

Berikut ada beberapa refrensi posisi tidur yang baik untuk ibu hamil usia 5 bulan sampai 9 bulan, yang bisa membaut janin dan ibu hamil lebih sehat dan mempermudah pasca melahirkan. 

Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil Usia Kandungan 5 Bulan, 6 Bulan, 7 Bulan, 8 Bulan, dan 9 Bulan.

Tidur Dengan Posisi Kaki lebih Tinggi.

Tidur dengan posisi kaki lebih tinggi bisa di lakukan dengan mengganjal bagian kaki dengan bantal atau guling. Posisi ini sangat baik untuk kesehatan ibu hamil serta mengurangi resiko terjadinya bengkak pada bagian kaki. 

Dengan tidur seperti ini, aliran dari kaki ke jangtung akan lebih cepat dari sebelumnya, sehingga darah tidak menumpuk di kaki dan bisa mengurangi pembengkakan di kaki. 

Posisi Tidur Miring. 

Posisi Tidur Miring akan membuat ibu hamil menjadi lebih releks, nyaman dan keamanan untuk janin. 

Posisi tidur yang baik untuk hamil yakni posisi miring ke sebelah kiri. 

Dengan posisi miring ke kiri, aliran darah dan nutrisi pada janin akan lebih lancara, karena vena cava inferior yang berada di kanan tidak dalam posisi tertekan dan leluasa mengalirkan darah dan nutrisi pada janin. 

Posisi Tidur Menyandar.

Posisi tidur menyandar atau bersandar akan membuat ibu hamil lebih nyaman dan santai, karena beban berat bayi dalam perut akan di bantu dengan kekuatan badan untuk menopangnya sehingga akan lebih ringan. 

Jika posisi tidur miring dan meninggikan kaki sudah mulai bosan atau sudah mulai tidak nyaman, maka ibu hamil bisa pindah posisi tidur dengan bersandar. 
Baca Juga : 10 Buah - Buahan yang Bagus Untuk Ibu Hamil Selama Megandung.
Itulah beberapa posisi tidur yang di anjurkan untuk kenyamanan, kesehatan dan perkembang janin yang baik untuk ibu hamil. Tetapi posisi tidur seperti ini tidak menjadi patokan atau beban bagi ibu hamil, jika merasa kurang nyaman, ibu hamil bisa menentukan posisi tidur sendiri yang menurutnya nyaman. 

Tetapi walaupun punya hak dalam memiliki posisi tidur yang nyaman sendiri, ada beberapa posisi tidur yang harus di hindari untuk ibu hamil. Ini bertujuan agar perkembangan janin tidak terganggu dan menghindari cacat pada bayi. 

Posisi Tidur yang Harus di Hindari Oleh Ibu Hamil. 

Posisi Tidur Terngkurep. 

Di awal awal kehamilan usia trimester pertama, posisi tidur tengkurep memang di anjurkan untuk di lakukan, karena akan mengalirkan peredaran darah pada rahim yang membuatnya lebih cepat berkembang. 

Tetapi posisi tidur ini tidak di anjurkan ketika janin sudah mulai membesar atau perut sudah mulai telihat besar.

Selain tidak nyaman di lakukan, posisi ini akan membuat janin menekan hati ibu hamil, yang sangat berbahan bagi ibu dan perkembang janin. 

Posisi Tidur Terlentang. 

Posisi tidur terletang juga tidak di anjurkan untuk ibu hamil, karena posisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi janin dan ibu hamil. 

Posisi tidur ini, dapat menimbulan sesak nafas karena terdesaknya diapragma oleh perkembangan janin, sehingga paru -paru memiliki ruang yang sempit. 

Selain itu, posisi tidur terlentang juga menyebabkan lebih besar pembengkakan pada kaki, karena aliran darah balik dari kaki ke jantung akan terhambat. 
Tidur Sehat 539220980708954609

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Popular Posts